Senin, 25 Oktober 2010

Stroberi adalah
buah merah
yang cantik dan
menggoda.
Rasanya yang
manis
dan sedikit
masam
membuatkan banyak
digemari. Buah berbintik
hitam ini baik bagi
kesehatan, dari
menyembuhkan jerawat,
mencegah penyakit jantung,
otak, dan
mencegah kanker.
Stroberi, buah mungil
berwarna merah ini tak cuma
cocok dimakan bersama
roti, yogurth atau dijadikan
hiasan cake. Di luar negeru,
tepatnya di AS,
sekitar 94 persen rumah
tangga mengonsumsi
strawberu segar sebagai
camilan atau
salad. Anak-anak pun
menobatkannya sebagai buah
terfavorit. Bahkan menurut
penelitian, kalori dalam buah
ini sangat kecil.
Delapan buah stroberi
atau 1 gelas potongan stroberi
hanya mengandung 50
kalori dan tidak mengandung
kolesterol atau asam lemak
jenuh. Tak heran jika
stroberi menjadi camilan
ataupun pelengkap makanan
yang sehat. Jumlah yang sama
juga memberikan 30
mikrogram (ug), asam folat.
Ini setara dengan 7,5 persen
kebutuhan asam folat harian
untuk ibu hamil, yakni 400 ug.
Asam folat ini
penting untuk mencegah cacat
tabung syaraf pada janin.
Karena strawberi
memberikan 94 miligram
vitamin C atau 1,5 kebutuhan
vitamin C harian, dapat
dikatakan bahwa vitamin C di
stroberi lebih banyak
dibanding 1 buah jeruk
orange. Banyak manfaat dari
mengonsumsi vitamin C,
antara
lain Vitamin C-nya dapat
menjaga gigi dan gusi anak-
anak tetap sehat, membantu
penyembuhan luka dan
meningkatkan daya tahan
tubuh terhadap infeksi.
Vitamin C
juga antioksidan yang
membantu mengurangi risiko
beberapa jenis kanker.
Sahabat jantung dan otak
Disamping itu, potassium
di dalamnya merupakan salah
satu mineral yang
disarankan untuk ada dalam
pola menu orang yang ingin
menurunkan tekanan darah.
Makan strawberi bisa
membantu, karena satu gelas
straberi mengandung sekitar
270
miligram potassium. Jumlah
yang sama uga menyumbang
sekitar 4 gram serat, yang
membantu menurunkan kadar
kolesterol darah dan
menyehatkan saluran
pencernaan.
Selain, vitamin C,
potassium, dan serat yang
sudah diketahui bermanfaat
bagi kesehatan jantung dan
otak, stroberi juga
mengandung senyawa
fitokimia yang
bermanfaat, yakni asam
ellagik, kuersetin,
kaempferol, asam fenolat,
dan
antosianin. Senaywa-senyawa
ini diketahui mencegah
penggumpalan darah, salah
satu penyebab orang kena
serangan jantung atau stroke
Strowberi yang
menyehatkan
Manfaat stroberi menurut
SDA (United State Department
of Agriculture).
Stroberi tidak hanya
sedap dimakan, tetapi juga
memiliki banyak manfaat.
Inilah beberapa manfaat yang
bisa Anda simak:
a.. Stroberi kaya vitamin
C, dan tingkat keasaman
vitamin C-nya aman
untuk lambung
b.. Stroberi bisa
dijadikan sebagai obat jerawat
alami. Hampir semua
obat jerawat yang dijual di
pasaran mengandung asam
salisilat yang banyak
dikandung stroberi.
Karena itu, penggunaan
masker stroberi sangat
bermanfaat. Caranya:
haluskan stroberi, campur
dengan sedikit yogurth,
oleskan di wajah, diamkan
selama kurang lebih 15 menit.
a.. Mengonsumsi satu
cangkir stroberi setiap hari
bisa menurunkan resiko
berbagai jenis kanker.
Diantaranya kanker leher
rahim, payudara, olon, dan
tenggorokan.
b.. Khasiat stroberi
tidak akan berubah, meski
sudah diolah menjadi jus,
kue, ataupun selai. Riset
membuktikan, roti bakar yang
diolesi selai stroberi
mengandung antioksidan 50
persen lebih banyak dibanding
stroberi segar
c.. Stroberi juga
berguna untuk memutihkan
gigi. Daripada menggunakan
bahan kimia sebagai pemutih,
lebih baik Anda mengynyah
stroberi setiap hari.
Selain gigi menjadi putih, bau
mulut pun akan hilang.
d.. Kandungan stroberi
juga bermanfaat untuk
menghaluskan kulit tubuh,
karena mampu mengangkat
sel-sel kulit mati. Cobalah
berendam dalam potongan
buah
stroberi, campur susu dan
minyak zaitun. Gosok ke
seluruh badan Anda, lihat
hasilnya. Jika rutin dilakukan,
kulit akan menjadi lebih halus,
tidakkusam, dan
tumit kaki tidak akan pecah-
pecah.
e.. Stroberi berkhasiat
meningkatkan kekuatan otak
dan menjaga
penglihatan tetap jernih.
Manfaat itu bisa didapat jika
Anda secara rutin
mengonsumsi stroberi, paling
tidak satu sampai tiga cangkir.
Stroberi vs Kanker,/b>
12 jenis buah yang pernah
diteliti jumlah antioksidannya,
stroberi
mencatat skor tertinggi.
Antioksidan merupakan
senyawa yang bisa melindungi
sel-sel tubuh dari kerusakan
oleh bahan-bahan penimbul
kanker. Caranya, dengan
mencegah atau mengganggu
proses yang dapat mengarah
ke pembentukan sel-sel
kanker.
Baik zat-zat tertentu
dalam stroberi maupun
stroberinya sendiri ternyata
punya sifat anti kanker.
Dalam percobaan terhadap
ekstrak stroberi oleh
Departemen of Agirculture
AS, ekstrak tersebut
menunjukkan daya hambat
yang
besar terhadap pertumbuhan
sel kanker serviks maupun sel
kanker payudara.
Beberapa studi juga
menunjukkan, asam ellaik
yang ada dalam stroberi bisa
menghambat kanker paru-
paru., kerongkongan,
payudara, kulit, dan kanker
hati
yang diakibatkan oleh
pencernaan bahan-bahan
kimia. Dalam percobaan
dengan sek
kanker payudara, asam
ellagik bisa menghambat
pertumbuhannya sampai 45
persen.
Kuercetin juga telah diketahui
bisa menghambat
pertumbuhan kanker prostat
dan
kanker payudara

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.